The Triangle of Consciousness in Qur’anic Perspective: A Transpersonal and Theosophical Approach Fajar Kusuma Abstract This paper explores a conceptual model of human consciousness derived from the last three chapters of the Qur’an: Al-Ikhlāṣ, Al-Falaq, and An-Nās. Utilizing a transpersonal psychological framework and Islamic theosophical interpretation, the author presents the “Triangle of Consciousness,” a tripartite structure of awareness progressing from human egoic anxiety (An-Nās), to systemic harmony (Al-Falaq), and finally to divine unity and transcendence (Al-Ikhlāṣ). This model integrates classical Qur’anic spirituality with contemporary models of psychological and spiritual development, offering both theoretical insight and practical applications in the field of consciousness studies and holistic therapy. Keywords: Consciousness, Transpersonal Psychology, Islamic Spirituality, Qur’anic Hermeneutics, Ego-Transcendence 1. Introduction In Islamic theology, one of the Divin...
Judul: Menafsir Waktu-Waktu Salat sebagai Simbol Zaman: Sebuah Refleksi Filosofis-Religius Oleh: Fajar Kusuma Abstrak Tulisan ini berupaya menafsirkan waktu-waktu salat dalam Islam sebagai simbol dari dinamika zaman dan kondisi spiritual-sosial manusia. Dengan pendekatan simbolik dan semiotik, penulis menunjukkan bahwa tiap waktu salat tidak hanya menjadi penanda ritmis kehidupan sehari-hari umat Islam, tetapi juga representasi dari fase-fase sejarah manusia: dari kecanggihan dan keterasingan hingga pencerahan dan kematangan. Tafsir ini dibingkai dalam konteks tantangan modernitas dan krisis spiritual yang menyertainya. Pendahuluan Salat dalam Islam bukan sekadar ibadah yang bersifat ritual, melainkan juga spiritual, kosmik, dan eksistensial. Waktu-waktu salat ditentukan oleh gerak matahari, yang mencerminkan keselarasan antara kehidupan manusia dengan alam semesta. Al-Ghazali dalam Ihya’ ‘Ulum al-Din menyebut bahwa waktu-waktu salat adalah tanda-tanda yang mengingatkan manusia p...